Lainnya, Ulasan

Asus Zenfone Max Pro M1, Smartphone Gaming untuk Me Time

24 November 2018

Sebagai ibu baru, perubahan hormon sejak hamil dan melahirkan bikin emosi kadang tak stabil. Penting adanya ‘Me time’ walau hanya sejenak. ‘Me time” adalah waktu untuk diri sendiri tanpa kehadiran orang lain, sehingga kita bisa beraktivitas sendirian (atau bahkan tidak melakukan apa-apa). ‘Me time’ sambil main game Mobile Legends pakai Asus Zenfone Max Pro M1 menjadi suatu kebutuhan agar tetap waras mengurus bayi saya.

Dilansir dari www.liputan.com, bahwa jumlah pengguna aktif bulanan Mobile Legends di Indonesia kini mencapai 50 juta. Mobile Legends saat ini memiliki total 170 juta pengguna aktif per bulan di seluruh dunia dan Indonesia merupakan kontributor terbesar.

Sayangnya, smartphone saya, yang sejak bulan lalu rusak, belum memiliki spesifikasi tangguh dipakai bermain game. Saya berharap punya smartphone yang bisa dipakai main game secara mulus, daya baterai tahan lama, punya sistem fast charging, serta desainnya bikin nyaman digenggam. Menjawab harapan saya, Asus ternyata telah merilis seri Zenfone Max Pro M1 yang ditujukan khusus untuk bermain game (gaming).

Pasti seru kalau bisa ‘me time’, saat bayi tidur, sambil main game Mobile Legends pakai Asus Zenfone Max Pro M1. Smartphone canggih yang berhasil menarik perhatian saya dengan keunggulan-keunggulannya.

Adapun keunggulan Asus Zenfone Max Pro M1, sebagai berikut:

1. Inovasi

Tanpa inovasi pasti Asus akan ketinggalan oleh kompetitor. Sebelumnya, Asus Zenfone memakai user interface ZenUI. Langkah positifnya sebagai wujud inovasi 2018 adalah penggunaan android Oreo 8.1 pada Asus Zenfone Max Pro M1. Secara tampilan sangatlah bersih dan gegas, penggunanya seperti sedang menggunakan Google Pixel.

Inovasi lainnya yakni fitur ‘Background Limit’, aplikasi kasat mata yang sangat membantu pengguna karena berfungsi meminimalkan aplikasi apa saja yang jalan di belakang layar (background). Sehingga daya tahan baterai smartphone lebih lama dan layaklah dijuluki smartphone anti cepat lobet.

2. Kenyamanan

Apapun itu, kalau bikin nyaman pasti bakalan betah ya. Begitu pula dengan Asus Zenfone Max Pro M1, semakin menarik dan kekinian karena mengusung infinity display atau fullview dengan rasio layar 18 : 9 mengakibatkan bentang layarnya mampu ditarik hingga 5,99 inci meski ukuran bodinya 5,5 inci.

Smartphone berbodi metal ini menggunakan teknik curved display 2.5D. Bobotnya 180 grams dengan dimensi 159 x 76 x 8.46 mm memiliki bezel kanan dan kiri yang tipis, serta melengkung bagian sisinya (grip).

Selain itu, ada fingerprint scanner di bagian belakang bersama dengan dua kamera ganda pada posisi vertikal. Di bawahnya ada LED flash untuk menunjang fotografi di kondisi low light (pencahayaan rendah). Tombol volume berada di kanan perangkat bersama dengan power button. Di bagian bawah terdapat audio jack, grill speaker, dan charger konektor.

Asus Zenfone Max Pro 1
Foto : Asus

3. Kemudahan

Dengan adanya fitur Picture in Picture (PIP), pengguna bisa multitasking. Misalnya, dapat melakukan video call sambil bekerja atau membuka aplikasi lain. Bisa juga saat menjalankan maps bisa sambil menjalankan aplikasi lain. Sayangnya, belum support menjalankan video call sambil membuka browser, semoga ke depannya bisa seperti itu.

Fitur ini memungkinkan pengguna untuk memainkan dual aplikasi berjalan bersamaan dalam satu waktu. PIP bisa berjalan ketika sedang melakukan video calling namun ingin sambil bekerja atau membuka aplikasi lain.

4. Kekuatan

Daya tahan baterai Asus ZenFone Max Pro M1 tergolong mumpuni karena mempunyai baterai 5.000 mAh yang juga sudah didukung dengan fitur quick charge 4.0. Tak perlu lagi ada drama-drama menunggu lama hingga baterai full charged.

Saat diisi dari sekitar 5 persen hingga penuh, membutuhkan waktu sekitar 1 jam 20 menit. Sementara ketika dipakai seharian penuh, baterainya mampu mencapai 13 jam 50 menit. Dengan adanya aktivitas pemakaian layar mencapai 11 jam 20 menit.

Fitur Life Saver membuat daya tahan baterai pada smartphone menjadi lebih panjang, meskipun memakainya tuk beragam kebutuhan seperti bermain, streaming, bekerja, bersosial media, dan sebagainya.

Asus Zenfone Max Pro 1
Foto : Asus

5. Support System dari Google

Autofill

Terdapat fitur Autofill yang memungkinkan pengguna untuk login secara otomatis tanpa perlu mengetik password dan username lagi saat hendak login. Sebelumnya, saat ingin login, pengguna akan dikonfirmasi oleh Google, apakah ingin menyimpan username dan password untuk di save di Google menggunakan fitur autofill ini.

Jika pengguna menyetujuinya, Google akan menyimpan kemudian melakukan autofill terhadap akun sosial media pengguna saat ingin masuk. Fitur ini serupa dengan autosave password yang ada di Google Chrome.

Booting lebih cepat

Google juga mengklaim Android Oreo merupakan Operating System (OS) yang sangat powerfull dan efisien. Bahkan, OS memiliki kecepatan booting 2x lipat lebih cepat dibandingkan OS generasi sebelumnya. Waktu booting menjadi lebih efisien.

Notification dot

Fitur Notification Dot sangat bermanfaat yang dilakukan oleh Google menghadirkan kemudahan kepada pengguna melalui Android. Notification Dot adalah fitur sederhana yang memungkinkan pengguna mengetahui apabila ada pesan atau notifikasi yang masuk, melalui sebuah tanda berupa dot (titik) berwarna kuning yang terletak di pojok kanan aplikasi tersebut.

Fitur ini membuat pengguna lebih peka terhadap pesan yang masuk ke aplikasi sosial media miliknya karena selalu terpantau. Lebih seru lagi ketika pengguna menekan lama aplikasi tersebut, akan muncul menu pop-up yang menampilkan beberapa pilihan untuk masuk secara langsung. Fitur seperti fitur 3D touch milik iOS.

Google play protect

Play Store kini makin aman penggunaannya karena Google juga meningkatkan keamanannya. Google dapat mendeteksi dan menghapus aplikasi berbahaya secara otomatis. Google mengatakan akan memindai lebih dari 50 miliar aplikasi per hari. Luar biasa ya.

Emoji

Google menambahkan lebih dari 60 emoji baru di sistem operasi Android pada Asus Zenfone Max Pro M1, serta 30 emoji yang didesain ulang menjadi lebih menarik. Pengguna makin seru pakai emoji saat chat ke teman.

6. Performa

ASUS ZenFone Max Pro M1 menggunakan prosesor Snadragon 636, prosesor apik dalam mengolah sistem komputasi, yang didampingi oleh RAM 3GB dengan kapasitas memori internal 32GB. Ini adalah versi paling rendah dari varian ZenFone Max Pro yang dirilis ke pasaran Indonesia.
Skor AnTuTu Benchmark senilai 115635, sedangkan GeekBench score 1346 (Single-Core Score) dan 4900 (Multi-Core Score) dapat menjadi penangkis terhadap keraguan performa dari Asus ZenFone Max Pro M1.

Asus Zenfone Max Pro 1
Foto : Asus

Tak lupa pula, peran OS Android 8.0 Pure turut berpengaruh signifikan. Meskipun berjalan dalam integrasi spesifikasi terendahnya. Namun, Asus ZenFone Max Pro M1 bisa menghasilkan performa yang luar biasa.

6. Fitur kamera bersaing dengan kamera digital

Asus Zenfone Max Pro M1 dibekali dua kamera belakang dengan posisi vertikal yang menempatkan posisi kamera paling atas sebagai rear camera beresolusi 13MP, berbukaan lensa f2.0 dan kamera keduanya 5MP. Fungsi dual camera ini agar mampu menciptakan foto bokeh. Lumayan nih buat menyaingi lensa fix pada kamera digital.

Selain itu, ada pula bermacam fitur seperti phase detection auto focus dan LED flash.
Penggunaan Snapdragon Camera menambah nilai positif pada Asus Zenfone Max Pro M1 melalui fitur mode auto dengan tipikal warna lebih gelap namun lebih tajam dan minim noise bila dibandingkan smartphone lainnya. Kekurangan tersebut dapat diatasi dengan proses editing foto menggunakan aplikasi Photoshop, Snapseed, atau aplikasi editing foto lainnya.

Fitur HDR mode pengguna menyeimbangkan warna foto baik di background maupun foreground, sehingga tak ada lagi foto yang terlalu siluet atau over exprosure.

Fitur Potrait mode (bokeh) bermodalkan dual kamera di belakang, dengan cara memisahkan antara latar belakang dan objek fokus melalui software. Sehingga hasil foto akan tampak memiliki ruang buram di belakang dan fokus pada satu objek di depan utamanya. Seperti halnya menggunakan kamera profesional saat hendak membidik gambar menggunakan teknik Depth of Field (DoF).

Fitur Flower mode merupakan pilihan untuk mampu menangkap foto macro dengan baik. Pengguna dapat memotret kecil seperti bunga, serangga, tanaman, yang memang membutuhkan detail yang tajam saat untuk dapat dilihat dengan baik.

Ulasan lebih mendalam telah dijelaskan pada video berikut ini.

Sumber : YouTube GadgetIn

Kesimpulan

Tak ada manusia sempurna, begitupun smartphone ciptaan manusia. Keunggulan-keunggulan yang telah dipaparkan memberi alasan pendukung kenapa sebaiknya menggunakan Asus Max Pro M1. Pengguna bijak sebaiknya mau berkompromi serta menyiasati kekurangannya. Smartphone dengan pilihan warna deepsea black dan meteor silver ini telah beredar di pasaran Indonesia sebagai sebuah standar baru dalam dunia smartphone.

Hal paling menarik buat saya adalah Asus Zenfone Max Pro M1 dibuat lebih inovatif dengan android oreo 8.1, nyaman bagi pengguna apalagi saat digenggam, dan mudah dalam penggunaan berkat Picture in Picture (PIP). Sangat cocok tuk dipakai ‘Me time’.

Asus Zenfone Max Pro 1
Sumber : Asus

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply