Koordinator Tim Repot-Repot 2017 Sobat LemINA

Koordinator Tim Repot-Repot 2017 Sobat LemINA. Sumber Foto : facebook.com/sobat.lemina

“Apa yang akan kamu lakukan, jika orang lain tak percaya kalau kamu bisa menyelesaikan suatu misi?”

Kak Riri, Koordinator Sobat LemINA, mengajukan diri tuk menolong Kak Bunga, Fasilitator Rapat Tahunan Sobat LemINA 2016. Ia nampaknya memahami kerepotan Kak Bunga, sehingga mau bantu menulis di flipchart tentang apa saja kegiatan komunitas yang terlaksana selama 2016 . Saya juga tak mau kalah dengan aksi Kak Riri, maka saya mendekat ke laptop fasilitator.

Kak Bunga menunjukkan foto daftar program prioritas kegiatan 2016 melalui akun Facebook Sobat LemINA. Biar jadi acuan Kak Riri dalam menulis. Kak Titin, relawan anak Sobat LemINA, mengusulkan agar memberi tanda centang pada kegiatan yang terealisasi. Saya mengunduh foto setelah mendengarkan saran Kak Titin. Tanpa komunikasi sebelumnya, tingkah inisiatif kami pada Rapat Tahunan 2016 Sobat LemINA, berlokasi di Kantor BaKTI (Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia), dapat jadi contoh kondisi kerjasama tim.

“Tidak bisa diedit, karena bentuk foto,” Ujar Kak Bunga.

Jujur saja, kalimat Kak Bunga menyulut rasa penasaran saya. Kak Titin kembali menyarankan tuk menambah tabel baru, ternyata baris tabel baru tidak bisa sejajar dengan tabel yang ada. Percobaan tidak berhasil.

“Sudah kubilang toh, tidak bisa diedit,” Tutur Kak Bunga.

Rela hadir pada 24 Desember 2016, padahal lagi libur panjang akhir pekan, serta berkontribusi pada kegiatan merupakan cara saya bertanggung jawab atas amanah koordinator kegiatan Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak 2016, dikemas dengan konsep Aku Sayang Badanku dan Focus Group Discussion (FGD) Khusus Ibu. Bisa-bisanya gitu, ada orang yang melontarkan kalimat penuh kasih sayang itu pada saya dan disaksikan oleh sembilan relawan anak lainnya.

Hampir selalu, Kak Bunga akan cerewet menanggapi. Apalagi jika sikap kami nyaris lalai sebagai relawan anak. Bisa jadi, karena beliau lebih banyak pengalaman. Patutlah dianugerahi penghargaan Panutan Relawan Anak Masa Kini. Namun terkadang, komentar beliau akan bikin patah semangat dan berujung pada pilihan tuk menjauh, jika tidak mampu menoleransi beliau. Apalagi pengertian terhadap perangai beliau.

Apakah saya menyerah pada keadaan? Pastinya tidak.

Saya beranjak dari kursi depan laptop fasilitator, mendekat ke ransel, lalu mencari tetikus pada tempat pensil. Sebenarnya, kerjaan perihal menggunakan laptop jadi lebih mudah bila menggunakan tetikus. Setelahnya, balik duduk di tempat tadi. Kak Bunga duduk mendekat ke samping kanan.

Saya coba cara lain, menambahkan item textbox lalu mengisi dengan simbol. Beliau sepertinya mulai setuju dengan cara saya. Ketika mencari simbol centang, sambil berbisik pada diri sendiri mengingat lokasi simbol centang pada pilihan font, Kak Bunga pun bantu dengan mengarahkan.

Saya berkata, “Percaya ma saja!”

Kalimat tertahan, akhirnya terungkap. Beliau mengendorkan kuasa. Membiarkan saya menyelesaikan sendiri. Seingat saya, simbol centang ada di font kerabat Wingdings, entah Wingdings 1, Wingdings 2, atau Wingdings 3. Saya temukan simbol centang di font Wingdings 1. Tidak cukup 10 menit, masalah terkait menambahkan centang pada file berupa foto akhirnya tuntas. Sehingga, bisa dilanjutkan dengan evaluasi kegiatan dan perencanaan program.

Pada kegiatan, yang berlangsung hingga sore itu, disetujui bahwa ada 13 agenda kegiatan Sobat LemINA pada tahun 2017 beserta koordinator tim repot-repot dipilih berdasarkan suara terbanyak, yaitu Nulis Bareng Sobat, Aku Sayang Badanku, Seragam Tuk Sobat, Festival Anak, Film Anak, FGD Khusus Ibu Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak, Newsletter, Nulis Blog Relawan, Volunter Camp dan Workshop Photostory, Workshop Human Interest Story, Fasilitasi Dokter Kecil, serta Sosialisasi Menstrual Hygiene di SD.

Sebelum kegiatan berakhir, kami sepakat ada 19 nilai tuk diagendakan pada kalender nilai 2017, merupakan kumpulan nilai dan tersebar pada tiap bulan dalam kalender masehi, diharapkan setiap relawan anak Sobat LemINA dapat mengembangkan nilai-nilai yang disepakati sesuai bulan penerapan, baik bagi diri sendiri maupun bagi komunitas. Misalnya, meningkatkan kepedulian pada bulan Januari, sedangkan bersikap saling berbagi dan disiplin pada bulan Februari.

Jika kamu lebih peka, pasti menyadari bahwa postingan ini menggunakan 15 kata dan padanannya yang bersumber dari Kalender Nilai 2017 Sobat LemINA.

Kalender Nilai 2017 Sobat LemINA

Kalender Nilai 2017 Sobat LemINA.
Foto : Kak Dede, diedit oleh saya.

Tentang Ica

Apoteker penyuka moccachino, gembira jika kenal orang baru, bahagia apabila membaca buku modal pinjam, senang nonton film serial, serta girang mempelajari hal baru. Geminian yang asyik jadi relawan anak di Komunitas Sobat Lemina. Contact : nurfaisyahsalam@gmail.com

6 comments

    • Balas

      Mungkin karena to the point pada dua paragraf terakhir, tak sedetail di paragraf sebelumnya. Jadi, terkesan cepat selesai. Begitu ya, Ifa?
      Padahal sudah 613 kata. 😀

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *