Bros untuk Ibu

Kak Indah Arifah Febriany (Riri) berbagi ilmu berkreasi dengan kancing sehingga menjadi bros, diperuntukkan sebagai kado untuk ibu, pertemuan tambahan Nulis Bareng Sobat (NBS), pada 28 Februari 2015 di kelas IVA SD Paccinang Makassar.

Relawan lainnya, Fany, Ifa, Vivi, Sari, Kiki, dan saya sendiri berbaur mendampingi ke anak-anak untuk membantu jika ada yang kesulitan saat membuat.

Bukan hanya bros, cara membuat gift box-nya pun diajarkan.

Penasaran
Melakukan hal baru selalu menimbulkan rasa penasaran. “gimana cara lipatnya kakak?” Foto oleh Ica.
"Ayo, kertas dilipat kayak gini yah" kata kak Riri, relawan NBS saat kelas prakarya di SD Negeri Paccinang
“Ayo, kertas dilipat kayak gini yah” kata kak Riri, relawan NBS saat kelas prakarya di SD Negeri Paccinang.
Foto oleh Ica.
Reski Triade bersama gift box-nya
Reski Triade tetap asyik menyelesaikan box gift untuk bros hasil karya bersama kakak NBS. Foto oleh Ica.

 

"Raffly, begini cara lipat buat boxnya", kata Ifa, relawan NBS sembari memainkan tangan melipat kertas
“Raffly, begini cara lipat buat boxnya”, kata Ifa, relawan NBS sembari memainkan tangan melipat kertas.
Foto oleh. Ica.

Berikut adalah foto beberapa anak kelas IVA SD Paccinang Makassar beserta karyanya:

Zahra Ramadhani dan bros karyanya
“Terima kasih kakak NBS. Zahra akhirnya bisa buat kado berharga untuk mama.” Foto oleh. Ica.
Rifadly dan karyanya
“Dear mama, berkat kakak NBS, bisaka buatkanki bros supaya tambah cantik. Salam sayang dari anakmu, Rifadly.” Foto oleh Ica.
Afrisa dan karyanya
“Hai, aku Afrisa. Ini bros karyaku kakak.” Foto oleh Ica.
Yeheskel dan karyanya
Halo, aku Yeheskel. Ini bros karyaku, mana karyamu?
Bros karya sahabat untuk mama
“Terima kakak NBS. Bros cantik buatan Ayesha, Winny, Resky N., Nurul, dan Najiyah akan diberikan untuk mama.” Foto oleh Ica.
Nur Fitri Dahlan dan karyanya
“Halo, aku Nur Fitri Dahlan, juga tak mau kalah saing. Bros buatanku cantik sepertiku, kan?” Foto oleh Ica.

Selain itu, diajarkan pula cara membuat pembatas buku. Tujuannya, agar anak lebih bersemangat lagi membaca buku karena pembatas bukunya lucu-lucu.

Ivan Yuhespril dan pembatas buku buatannya
“Halo, aku Ivan yang telah berkreasi pembatas buku bersama kakak NBS, keren kan?” Foto oleh Ica

Mencoba hal baru selalu membuat penasaran. Bahkan ada yang menyelesaikan cara membuat pembatas buku dengan caranya sendiri.

Ia melihat contoh dari pembatas buku dan tak berhenti berjuang hingga menyelesaikan pembatas buku buatannya.

Yeheskel, Ahmad Rifhad dan Pembatas Buku
Kiri: Yeheskel. Kanan: Ahmad Rifhad. Foto oleh Ica.

Anak tampan itu bernama Ahmad Rhifad. Ia menunjukkan kehebatannya dengan karya yang dibuat dengan sepenuh hati.

Karya yang dibuat dari hati, sepenuh hati, akan sampai ke hati.

Semoga karya bros buatan anak-anak bisa membahagiakan para ibu mereka. Aamiin.

Semoga anak-anak makin bersemangat baca buku sehingga wawasannya menjadi bertambah berkat pembatas buku buatan tangan sendiri. Aamiin.

Kreasi cantik berbahan kancing oleh Indah Arifah Febriany
Kreasi cantik berbahan kancing oleh Indah Arifah Febriany. Sumber foto: facebook.

Beberapa hari setelah kelas kreasi membuat “bros untuk ibu” berlangsung, akun facebook kak Riri melampirkan postingan info bahwa buku “Kreasi cantik berbahan kancing” telah terbit.

Kak Riri juga menuliskan pengetahuannya sehingga bisa bermanfaat bagi khalayak, berbagi ilmu melalui tulisan. Semoga menjadi amal jariyah baginya. Aaamiin.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *