Cell Division (Pembelahan Sel)

Cell Division (Pembelahan Sel)

By : -

Cell Division (Pembelahan Sel) Struktur terkecil dalam makhluk hidup adalah sel. Dimana sel itu sendiri menentukan fungsi dan bentuk organ atau jaringan yang disusunnya. Sel melakukan pembelahan untuk memperbanyak jumlahnya. Adapun tujuan dari pembelahan sel itu sendiri, antara lain :

1. Repair (meregenerasi sel – sel yang rusak / mati)

2. Pertumbuhan dan perkembangan

3. Reproduksi (berkembang biak)

4. Variasi individu baru

Pada tanaman berbunga, terdapat dua jenis utama dalam pembelahan sel yakni mitosis dan meiosis. Mitosis termasuk reproduksi aseksual dimana 1 sel induk menghasilkan 2 sel anak sedangkan meiosis termasuk reproduksi seksual dimana dua organisme bersatu dan saling membagi DNA masing – masing untuk menghasilkan organisme baru.

Pada siklus sel terdapat dua fase yakni interphase dan fase mitosis.

1. Interphase ; Merupakan 90% dari siklus pertumbuhan sel. Tujuan Interphase adalah menduplikasi isi sel. Dimana sel hanya bertumbuh dan mencopy kromosom sebagai persiapan untuk pembelahan sel. Ada tiga tahap dalam interphase, antara lain :

a. Fase G1 : merupakan fase pertumbuhan sebelum DNA diduplikasi. Dimana sel meningkatkan aktivitas enzim untuk sintesis DNA.

b. Fase S : merupakan fase sintesis dimana DNA diduplikasi

c. Fase G2 : merupakan fase pertumbuhan setelah DNA diduplikasi, dimana sel disiapkan untuk pembelahan.

2. Fase mitosis ;

Terdiri atas 2 fase, yakni :

a. Mitosis ;

Tujuan mitosis adalah membagi materi genetik menjadi dua bagian. Mitosis dibagi menjadi 4 tahap yang berbeda, yakni :

1. Profase ; Kromatin mengembung dan nukleolus mulai menghilang

2. Metafase ; spindle mitosis melekat pada sentromer dari kromosom. Kromosom berbaris di sepanjang pusat sel dan protein kinetichore melekat ke serat – serat spindle.

3. Anafase ; kromosom yang terkumpul di pusat sel terpisah dan menuju masing – masing kutub yang berlawanan dari sel, sehingga terlihat adanya dua kumpulan kromosom

4. Telofase ; sel mulai terbagi menjadi dua bagian dimana masing – masing telah memiliki membran nukleus, nukleus, dan nukleolus.

b .Cytokinesis; Setelah mitosis, cytokinesis terjadi. Dalam sel tumbuhan, kompleks Golgi membentuk lapisan tipis tengah (sel piring). Pada sel hewan, membran sel mencubit hingga terbentuk dua sel baru.

Meiosis

Meiosis merupakan reproduksi seksual dimana anak sel memiliki separuh dari DNA masing – masing orang tua. Pembelahan meiosis memiliki 8 tahap adalah sebagai berikut :

  1. Profase I ; Prosesnya kurang lebih sama dengan profase pada mitosis. Perbedaannya pada kromosom homolog (masing – masing homolog berasal dari orang tua yang berbeda) dalam bentuk tetrads. Terjadi pertukaran materi genetik antara kromosom homolog atau dapat terjadi pula terjadi crossing-over (persimpangan silang).
  2. Metafase I ; Tetrads berbaris di tengah – tengah sel dan serat – serat spindle melekat pada setiap sentromer.
  3. Anafase I ; satu homolog ditarik ke masing – masing kutub
  4. Telofase I ; nuklei ditata ulang dan kromosom dikondensasi. Fase ini diikuti dengan interfase meiosis spesial dimana replikasi DNA terjadi.
  5. Profase II ; nukleus hilang dan kromoson dikondensasi.
  6. Metafase II ; kromosom berbaris di inti sel dan serat – serat spindle melekat pada protein kinethicore
  7. Anafase II ; kromosom terpisah dan kromatid ditarik ke kutub. Sekarang tiap sel memiliki sebagian dari beberapa kromosom seperti dulu.
  8. Telofase II ; nukleus ditata ulang dan kromoson dikondensasi, sentriol tidak direplikasi, dan sel tetap berada dalam fase G1.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *