Karangan Bebas

Hari ke-10 : Butuh Sedikit Kesalahan untuk Mengetahui Kebenaran (part 2)

10 Januari 2013

Sedikit intermezzo, ternyata Saya pernah menulis tentang butuh sedikit kesalahan untuk mengetahui kebenaran. Jadi, Saya pun berkesimpulan untuk tetap melanjutkan menulis apa yang ingin disampaikan namun judulnya sedikit diberi tambahan yakni “part 2”.

Hari ini, Saya kembali bergelut dengan persenjataan yang akhir-akhir ini sudah menjadi kawan yakni kertas, gunting, dan lem. Tema yang diusung saat ini adalah melanjutkan beberapa bagian papercraft yang sempat tertunda selama beberapa hari karena ada kesalahan pada beberapa bagian yang berakibat munculnya rasa putus asa ketika yang terjadi malah tidak sesuai ekspektasi.

Tidak seperti yang biasanya, perlu diakui bahwa papercraft yang dibuat kali ini adalah sesuatu hal baru untuk Saya, apalagi saat bagian papercraft direkatkan dengan lem perlu perhatian khusus di setiap lekukan-lekukannya karena jika salah merekatkan bisa mengakibatkan papercraft tersebut harus diulang.

Ketika mencoba hal baru, tidak bisa dipungkiri bahwa kita perlu mempersiapkan mental untuk setiap kemungkinan. Lihat saja, butuh dua kali kesalahan agar bisa jadi bagian kepala dari papercraft yang Saya buat. Ini dia…

Papercraft Doraemon
Foto : koleksi pribadi

Rasa putus asa pun melanda apalagi ketika si kepala yang pertama (kanan atas) tidak berhasil dibuat karena mestinya bagian lingkaran atasnya yang direkatkan terlebih dahulu, kemudian bagian di sekitarnya. Kesalahan yang dibuat kali ini menjadi pelajaran berharga sehingga Saya berhasil membuat papercraft Minions berkostum Captain America (bukan promosi) yang memiliki lekukan meski lebih sederhana dari papercraft doraemon sebagai wujud pelarian karena belum mampu menyelesaikan si papercraft doraemon.

Saat rasa putus asa melanda, ada dorongan dari dalam untuk kembali semangat melanjutkan apa yang telah dibuat karena jika menyerah sekarang berarti Saya sudah melenceng dari Filosofi Danbo (In My Opinion) yang pernah Saya tulis ketika pertama kali Saya mengenal dunia kertas, dimana proyek pertama saat itu adalah membuat danbo.

Akhirnya, Saya memutuskan untuk tetap melanjutkan perjuangan dan jadilah si kepala yang kedua (kiri atas). Namun, Saya terlalu cepat mengambil kesimpulan untuk merekatkan bagian bawah kepala sehingga mulut bagian dalam papercraft tidak bisa direkatkan.

Untung saja, semangat untuk bangkit kembali masih berkobar-kobar dan jadilah Saya mengulang dari awal mulai dari proses pencetakan pola, menunggu hingga tinta hasil cetak polanya kering, hasil cetak polanya diberi lapisan luar dengan cat semprot bersifat transparan biar warna papercraft yang dibuat menjadi awet, hasil cetak pola digunting dan direkatkan sebagaimana mestinya. Kesalahan yang telah dibuat sebelum-sebelumnya dijadikan pertimbangan saat merakit kembali agar kesalahan yang sama tidak terulang. Akhirnya, jadilah seperti ini…

Kepala Papercraft Doraemon
Foto : koleksi pribadi

Kadang-kadang kita tidak mampu menolak kesalahan yang terjadi, namun alangkah baiknya jika kita mau belajar dari sedikit kesalahan tersebut sehingga kita tahu yang mana benar.

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply