Buku

Hold Tight (Pegang Erat)

17 Januari 2012

Hold Tight (Pegang Erat) – Ehmmm….Saya tidak ingat tanggal pastinya kapan novel ini dibeli. Sepertinya akhir Desember 2012 karena Saya ingat waktu itu tepat ketika menghadiri acara syukuran wisuda teman-teman sefakultas. Nisa mengajak Saya masuk ke Gramedia Mall Panakkukang. Setelah menjelajah beberapa rak dan melihat satu per satu buku dan novel yang ada di situ akhirnya Saya menjatuhkan pilihan pada novel ini. Saya tertarik setelah membaca sinopsis yang ada di sampul belakang yang isinya seperti ini :

“Seberapa besar kepercayaan yang mampu diberikan orang tua kepada anaknya? Mungkinkah Anda memata-matai anak sendiri? Jika Ya … siapkah Anda bila menemukan kejutan yang … mengerikan?”

Mike dan Tia Baye mengkhawatirkan anak remaja mereka yang baru berusia 16 tahun, Adam Baye. Sejak peristiwa bunuh diri sahabatnya. Adam tampak amat tertekan dan lebih menyendiri. Segala upaya untuk memberi perhatian telah dilakukan, tapi Adam malah semakin menjauh. Karena khawatir, Mike dan Tia mencari tahu dengan memasang program mata-mata di komputer Adam yang mampu menunjukkan setiap laman yang ia kunjungi, email yang ia terima dan kirim, serta setiap instant message (IM) yang keluar-masuk. Untuk beberapa saat, semuanya tampak wajar. Sampai pada suatu hari, mereka menemukan sebuah pesan di layar yang membuat bulu kuduk meremang. “Jangan bilang siapa-siapa, dan semua akan baik-baik saja”. Pesan tak disangka-sangka ini memaksa Mike dan Tia untuk menyelidik putra mereka lebih jauh dan menguak berbagai rahasia yang tak pernah mereka sangka dapat terjadi.

Berikut adalah beberapa komentar mengenai buku ini :

1. San Frasisco chronicle : “Jangan membacanya bila ada rapat penting esok pagi. Novel ini akan membuat Anda terjaga sepanjang malam.”

2. Redaksi esensi : “Kisah menegangkan yang membuat bulu kuduk para orang tua meremang. Bacalah dan mulailah berpikir: seberapa kenalkah Anda dengan anak Anda sendiri?”

Setelah membaca sinopsis dan komentar mengenai novel ini, Saya langsung tertarik untuk membelinya. Kalau istilah orang, jangan menilai buku dari sampulnya, malah sepertinya istilah itu tidak berlaku bagi Saya karena dengan sampulnya yang menarik ini membuat Saya tertarik untuk membaca lebih jauh. Adapun beberapa penghargaan yang telah diberikan kepada novel ini juga membuktikan bahwa buku ini memang salah satu yang terbaik dan hasilnya setelah membacanya adalah memang novel ini layak menjadi salah satu koleksi dalam rak buku Saya.

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply