Klasifikasi Tanaman Lada Katokkon (Cabai Toraja)

Klasifikasi Tanaman Lada Katokkon (Cabai Toraja) – Setelah beberapa hari lalu menemui salah satu pengurus  Yayasan yang kerjaannya adalah mengidentifikasi klasifikasi tanaman yang sekretariatnya bertempat di salah satu jalan di Makassar. Sampel tanaman yang Saya bawa langsung dari depan rumah teman di Kabupaten Toraja yang oleh warga Toraja disebut “Lada Katokkon” dengan gambar tanaman seperti ini :

diperoleh bahwa klasifikasi tanaman dari “Lada Katokkon” adalah sebagai berikut :

Regnum       : Plantae

Divisio          : Spermatophyta

Sub Divisio  : Angiospermae

Class              : Dicotyledoneae

Sub Class     : Sympetalae

Ordo              : Solanales

Familia         : Solanaceae

Genus            : Capsicum

Spesies          : Capsicum sp

Adapun gambar dari buah Lada Katokkon adalah sebagai berikut :

Ada hal yang masih dalam ruang lingkup tanda tanya besar Saya, yakni:

1. Nama umum cabai katokkon di Indonesia sebenarnya itu apa? Karena nama “katokkon” hanya dikenal untuk wilayah Sulawesi Selatan dan khususnya Toraja saja.

2. Spesies hasil determinasi yang ditunjukkan masih bersifat umum dan belum spesifik mengarahkan bahwa katokkon itu sendiri masuk ke dalam golongan apa.

Mungkin ada yang bisa membantu Saya untuk memecahkan problem tersebut silahkan menghubungi Saya via YM.

Terima kasih

UPDATE :

Setelah mencoba mengirimkan sampel tanaman katokkon ke salah satu bagian biologi fakultas farmasi di Jawa akhirnya ditemukan bahwa suku dari cabai katokkon adalah Solanaceae dan jenis dari cabai katokkon adalah Capsicum annuum L. var. sinensis

Capsicum annuum L. var. sinensis)
Tanaman Cabai katokkon (Capsicum annuum L. var. sinensis)

 

 

37 pemikiran pada “Klasifikasi Tanaman Lada Katokkon (Cabai Toraja)

    • Waduch…Maaf Pak Andy saya bukan distributor untuk cabai di atas. Itu hanya kebetulan bagian dari penelitian Saya jadi Saya memberi informasi yang berhubungan. Kalau mau langsung cari cabainya silahkan saja langsung berhubungan ke orang Toraja karena yang Saya tahu disana tempat jual beli cabai Katokkon yang di atas.
      Sekali lagi maaf ya Pak 😀

    • Horee…saya dah punya pohon cabenya:

      Yang scot bonnet dan habanero ada semua.

      habanero red…ada

      habanero orange..ada

      habanero coklat ada..

      scot bonnet red…ada

      scot bonnet orange..ada juga.

    • kalau yang sudah Saya coba perut sampe tidak terasa panas kog…cuman cabai yang ini lebih pedas dari cabai pada umumnya (okok)

  1. klo d daerahku di Kalbar Kab. Sambas namanya cabe peranggi… en hny pasar lokal yang ada krn gak smpat keluar.. hny aku heran mslh kualitas rasa : klo budidaya pake pupuk kimia, rasa pedasnya kurang, tp klo pake organik atau arang2an, rasanya pedasnya … poook pok pok pok…

  2. saya pernah makan Habanero bentuk dan rasanya mirip katokkon ini. Tapi saya lebih curiga katokkon ini merupakan Trinidad Scorpion chile pepper. Habanero dan Trinidad Scorpion chile pepper sama-sama dari genus Capsicum

  3. Saya tinggal di Ciracas, Jakarta Timur, DKI Jakarta. ada info yang jual bibit itu jenis cabai dalam eceran ? Tks.

  4. apa sudah resmi yah nama umum cabai katokkon itu cabai katokkon?, soalnya aku udah selesai penelitian tinggal presentasinya tapi masih kawatir masalah nama umumnya

    • Nama cabai katokkon itu belum nama umum, itu nama yang seringkali digunakan di daerah pertumbuhannya di Toraja. Kalau di skripsi Saya masih menggunakan nama Cabai Katokkon berhubung karena saat itu belum diketahui nama umumnya 😀

  5. saya dari kecil sdh mengenal jenis cabe katokkon ini , baru baru sja dari toraja membeli cabe ini dan beberapa (sekitar 10 biji) sdh saya semai dimakassar . Saya semai bersamaan dgn cabe pedas red jolokia ,butch t ,dan chocolate .. dan hasil nya bersamaan muncul kecambah nya dihari ke 7 … skarang msih berdaun dua smoga bisa tetap tumbuh di makasssar yg panas ini mengingat toraja iklim nya dingin dan dataran tinggi

  6. saya orang toraja,, 🙂
    cabe itu rasanya memang pedas, lebih pedas dari cabe apapun yang pernah saya coba, dan emang sih, untuk dapat kualitas pedasnya yang sesunggunya lebih baik pakai pupuk kompos..

  7. Kalo di Pemangkat, Kalimantan Barat,, itu namanya cabe Peranggi,, rasanya emang lebih pedas dari cabe biasa… Biasanya aku kalo ngerujak buah pake 7 cabe biasa,, tapi kalo pake cabe Peranggi,, cuma butuh 2 dengan rasa pedas yg sama… ngirit cabe deh… hehee

    Kalo di warung2 sembako di Pemangkat,, harga perbungkus (isi 4 buah),, cuma Rp. 1.000 kok,, tapi di Jkt, Bdg, Bogor,, emg jarang ada yg jual.. hehee

    Utk pembibitan,, gak susah,, ini aku bawa dan nanam di Tangerang, bisa tumbuh kok… Soalnya Pemangkat jg daerah panas.
    Yg peting media tanamnya cukup lembab,, biar bijinya cepat tumbuh (gak nyampe seminggu).

    Nice share and salam kenal Sist Nurfaisyah… ^^

  8. Hai temans, ikutan nimbrung ya!
    Saya pernah beli di Singkawang – Kalimantan Barat. Di sana dcabe tersevut disebut cabe Peranggi. Pedasnya Poll banget, dan aromanya wangi.
    Mohon info dong barangkali ada yang tau kalo di daerah Tangerang bisa dibeli di mana ya?

    Terima kasih.

Tinggalkan komentar