Kesehatan

Klasifikasi Tanaman Lada Katokkon (Cabai Toraja)

14 November 2011

Klasifikasi Tanaman Lada Katokkon (Cabai Toraja) – Setelah beberapa hari lalu menemui salah satu pengurus  Yayasan yang kerjaannya adalah mengidentifikasi klasifikasi tanaman yang sekretariatnya bertempat di salah satu jalan di Makassar. Sampel tanaman yang Saya bawa langsung dari depan rumah teman di Kabupaten Toraja yang oleh warga Toraja disebut “Lada Katokkon” dengan gambar tanaman seperti ini :

diperoleh bahwa klasifikasi tanaman dari “Lada Katokkon” adalah sebagai berikut :

Regnum       : Plantae

Divisio          : Spermatophyta

Sub Divisio  : Angiospermae

Class              : Dicotyledoneae

Sub Class     : Sympetalae

Ordo              : Solanales

Familia         : Solanaceae

Genus            : Capsicum

Spesies          : Capsicum sp

Adapun gambar dari buah Lada Katokkon adalah sebagai berikut :

Ada hal yang masih dalam ruang lingkup tanda tanya besar Saya, yakni:

1. Nama umum cabai katokkon di Indonesia sebenarnya itu apa? Karena nama “katokkon” hanya dikenal untuk wilayah Sulawesi Selatan dan khususnya Toraja saja.

2. Spesies hasil determinasi yang ditunjukkan masih bersifat umum dan belum spesifik mengarahkan bahwa katokkon itu sendiri masuk ke dalam golongan apa.

Mungkin ada yang bisa membantu Saya untuk memecahkan problem tersebut silahkan menghubungi Saya via YM.

Terima kasih

UPDATE :

Setelah mencoba mengirimkan sampel tanaman katokkon ke salah satu bagian biologi fakultas farmasi di Jawa akhirnya ditemukan bahwa suku dari cabai katokkon adalah Solanaceae dan jenis dari cabai katokkon adalah Capsicum annuum L. var. sinensis

Capsicum annuum L. var. sinensis)
Tanaman Cabai katokkon (Capsicum annuum L. var. sinensis)

 

 

You Might Also Like

42 Comments

  • Reply nhawier 14 November 2011 at 13:57

    wih, ada lombok begini di rumahku, tp tidak terlalu pedis rasanya

    • Reply admin 16 November 2011 at 11:05

      Masa ? kalo di rumahta ini lombok apa namanya kak ?

  • Reply Andy 12 Maret 2012 at 17:09

    Apakah bisa barter cabenya. Saya ada cabe trinidad douglah yg super pedas . Kalo berminat bisa kontak saya di email di atas.
    Berikut tampilan cabe trinidad douglah saya
    http://i1006.photobucket.com/albums/af181/jungleboy77/utf-8BSU1HMDIwMTctMjAxMjAzMTItMTQzNS5qcGc.jpg

    • Reply Nurfaisyah 12 Maret 2012 at 20:11

      Waduch…Maaf Pak Andy saya bukan distributor untuk cabai di atas. Itu hanya kebetulan bagian dari penelitian Saya jadi Saya memberi informasi yang berhubungan. Kalau mau langsung cari cabainya silahkan saja langsung berhubungan ke orang Toraja karena yang Saya tahu disana tempat jual beli cabai Katokkon yang di atas.
      Sekali lagi maaf ya Pak 😀

    • Reply indra 26 Februari 2013 at 21:19

      pak andy dimanasaya bs dapat cabainya?

  • Reply Pepy @Indonesia Eats 21 April 2012 at 01:59

    Lada katokkon juga dipakai masyarakat karibia dan dikenal sebagai cabai nasional mereka, namanya Scotch bonnet pepper.

    • Reply Nurfaisyah 21 April 2012 at 19:48

      Terima kasih atas informasi tambahan yg telah Anda berikan (worship)

    • Reply marai 26 Juli 2012 at 21:02

      Horee…saya dah punya pohon cabenya:

      Yang scot bonnet dan habanero ada semua.

      habanero red…ada

      habanero orange..ada

      habanero coklat ada..

      scot bonnet red…ada

      scot bonnet orange..ada juga.

      • Reply Nurfaisyah 27 Juli 2012 at 15:15

        woowww….bolehkah berbagi fotonya dsini ? ato berbagi informasi yang anda punya (hassle)

  • Reply selly 6 Juli 2012 at 17:18

    Emg ga terasa pedas di baru dimakan,tp katanya sampai perut terasa panas..hehe

    • Reply Nurfaisyah 6 Juli 2012 at 21:00

      kalau yang sudah Saya coba perut sampe tidak terasa panas kog…cuman cabai yang ini lebih pedas dari cabai pada umumnya (okok)

  • Reply irwan dwiyanto 1 Agustus 2012 at 00:45

    klo d daerahku di Kalbar Kab. Sambas namanya cabe peranggi… en hny pasar lokal yang ada krn gak smpat keluar.. hny aku heran mslh kualitas rasa : klo budidaya pake pupuk kimia, rasa pedasnya kurang, tp klo pake organik atau arang2an, rasanya pedasnya … poook pok pok pok…

    • Reply Nurfaisyah 1 Agustus 2012 at 12:38

      beda cara masak beda rasa yach? (thinking)

  • Reply Dhidie 13 Desember 2012 at 13:21

    tentang cabe2an
    ada forumnya mbak, kalo berkenan bisa main ke sini 😀
    http://www.kaskus.co.id/thread/509c66bc562acf730b000065/ayo-bertanam-cabe—hot-amp-eksotis/

    • Reply Nurfaisyah 16 Desember 2012 at 12:51

      Ok, Terima kasih atas infonya Mbak 🙂

  • Reply ita 24 April 2013 at 08:30

    saya pernah makan Habanero bentuk dan rasanya mirip katokkon ini. Tapi saya lebih curiga katokkon ini merupakan Trinidad Scorpion chile pepper. Habanero dan Trinidad Scorpion chile pepper sama-sama dari genus Capsicum

    • Reply Nurfaisyah 24 April 2013 at 19:00

      Terima kasih infonya mbak 🙂

  • Reply iphe 20 Juni 2013 at 23:15

    mau tanya kalau saya nyari di bandung dimana ya saya bisa dapet cabe katokkon???? terima kasih

    • Reply Nurfaisyah 21 Juni 2013 at 19:35

      kalau di Bandung ada yang bentuknya mirip dengan katokkon, namanya cabai gendot.

  • Reply Wishnu 29 Juni 2013 at 12:59

    Saya tinggal di Ciracas, Jakarta Timur, DKI Jakarta. ada info yang jual bibit itu jenis cabai dalam eceran ? Tks.

    • Reply Nurfaisyah 1 Juli 2013 at 21:14

      Wah, Maaf. Soal itu Saya belum bisa membantu memberikan infonya 😀

  • Reply umi 25 Agustus 2013 at 17:19

    apa sudah resmi yah nama umum cabai katokkon itu cabai katokkon?, soalnya aku udah selesai penelitian tinggal presentasinya tapi masih kawatir masalah nama umumnya

    • Reply Nurfaisyah 25 Agustus 2013 at 18:00

      Nama cabai katokkon itu belum nama umum, itu nama yang seringkali digunakan di daerah pertumbuhannya di Toraja. Kalau di skripsi Saya masih menggunakan nama Cabai Katokkon berhubung karena saat itu belum diketahui nama umumnya 😀

  • Reply aan 4 September 2013 at 18:25

    saya dari kecil sdh mengenal jenis cabe katokkon ini , baru baru sja dari toraja membeli cabe ini dan beberapa (sekitar 10 biji) sdh saya semai dimakassar . Saya semai bersamaan dgn cabe pedas red jolokia ,butch t ,dan chocolate .. dan hasil nya bersamaan muncul kecambah nya dihari ke 7 … skarang msih berdaun dua smoga bisa tetap tumbuh di makasssar yg panas ini mengingat toraja iklim nya dingin dan dataran tinggi

  • Reply aan 4 September 2013 at 18:27

    eh jga bersamaan dgn moruga trinidad tpi smpai hari ke 10 blum nongol jga :(( lemesss dah

    • Reply Nurfaisyah 5 September 2013 at 19:38

      Semangat, semoga bisa tumbuh dengan subur 🙂

  • Reply finny widhyawati 29 September 2013 at 14:52

    bagaimana cara penanamanya? saya pelajar yang akan melakukan penelitian ilmiah

    • Reply Nurfaisyah 1 Oktober 2013 at 19:32

      wah, kalau penanamannya Saya belum pernah mencoba, maaf kalau belum bisa bantu 😀

  • Reply yayat 14 November 2013 at 23:29

    didaerah saya lagi rame2 budidaya jenis cabe ini,, katanya harga buah/kg-nya mahal..

    • Reply Nurfaisyah 15 November 2013 at 21:00

      setahu Saya juga seperti itu, harganya sudah mahal saat ini. 😀
      Terima kasih sudah berkunjung

  • Reply yusi 7 Desember 2013 at 17:42

    saya orang toraja,, 🙂
    cabe itu rasanya memang pedas, lebih pedas dari cabe apapun yang pernah saya coba, dan emang sih, untuk dapat kualitas pedasnya yang sesunggunya lebih baik pakai pupuk kompos..

  • Reply Frida 14 Januari 2014 at 23:27

    Kalo di Pemangkat, Kalimantan Barat,, itu namanya cabe Peranggi,, rasanya emang lebih pedas dari cabe biasa… Biasanya aku kalo ngerujak buah pake 7 cabe biasa,, tapi kalo pake cabe Peranggi,, cuma butuh 2 dengan rasa pedas yg sama… ngirit cabe deh… hehee

    Kalo di warung2 sembako di Pemangkat,, harga perbungkus (isi 4 buah),, cuma Rp. 1.000 kok,, tapi di Jkt, Bdg, Bogor,, emg jarang ada yg jual.. hehee

    Utk pembibitan,, gak susah,, ini aku bawa dan nanam di Tangerang, bisa tumbuh kok… Soalnya Pemangkat jg daerah panas.
    Yg peting media tanamnya cukup lembab,, biar bijinya cepat tumbuh (gak nyampe seminggu).

    Nice share and salam kenal Sist Nurfaisyah… ^^

  • Reply ISAl 2 Juli 2014 at 18:14

    wahaha itu cabai dari daerah saya tuh

  • Reply marsya 7 November 2015 at 15:00

    mbak icha salam kenal… mbak ica penelitiiannya mngenai cabe katokkon ini yah? klo boleh tau apanya yg diteliti?

  • Reply Ibu Lubis 30 Mei 2016 at 11:32

    Hai temans, ikutan nimbrung ya!
    Saya pernah beli di Singkawang – Kalimantan Barat. Di sana dcabe tersevut disebut cabe Peranggi. Pedasnya Poll banget, dan aromanya wangi.
    Mohon info dong barangkali ada yang tau kalo di daerah Tangerang bisa dibeli di mana ya?

    Terima kasih.

  • Reply desi 7 Februari 2017 at 11:55

    punya buku dari tanamax KH mba? allx saya cari d tempat saya gak ada bukux

    • Reply Nurfaisyah 21 Februari 2017 at 18:10

      Salam kenal, mbak Desi.
      Mohon maaf, saya tak punya bukunya.

  • Reply Anggun 13 November 2017 at 11:55

    Sy jg mau mneliti ini, sapa tau bisa bantu kak

    • Reply Nurfaisyah 14 November 2017 at 14:01

      Apa yang bisa saya bantu?

      • Reply natarliapatandianan@yahoo.co.id 25 November 2017 at 10:54

        saya juga mba bolehah tanya2 sehubungan dgn lada atokon ini….??????????????

  • Reply Anggun 13 November 2017 at 11:56

    Karena sy msih kurang pengetahuan
    mngenai lombok ini

  • Leave a Reply