Karangan Bebas

Korban Tripel 11 (part 2)

15 Desember 2011

Korban Tripel 11 (part 2) – Yup…ini adalah lanjutan dari PR korban tripel 11 yang sebelumnya. Agak kurang setuju sich kalau dinamakan sebagai PR (Pekerjaan Rumah) malahan mungkin lebih bagus kalau dinamakan PB (Pekerjaan Blogger). Kenapa ? Karena tugas ini hanya diperuntukkan untuk blogger dan tugasnya harus dikumpul di blognya masing-masing.

Tugas yang kemarin Saya selesaikan itu adalah menjawab 11 pertanyaan dari si pemberi PR. Sekarang, Saya menuliskan 11 hal tentang diri sendiri. Disini Saya lebih menspesifikkan untuk menuliskan 11 hal dari diri Saya yang harus dibenahi dan dikurangi. Tulisan ini sepertinya bisa menjadi rangkaian hadiah ulang tahun buat blog Saya yang pertama sekaligus menjadi resolusi Saya di tahun 2012. Semoga dengan menuliskan ini bisa menjadi refleksi buat diri Saya dan lebih memotivasi untuk semangat dalam mengurangi atau memusnahkannya. Amin.

11 Hal Tentang Nurfaisyah :

1. Tidak Sabaran ; Kalau ada yang ingin kumiliki atau yang ingin kulakukan harus segera terlaksana. Karena kalau tidak bakal kepikiran trus sampai-sampai tidak bisa tidur. Hahaha.

2. Mudah Marah ; Ini sich kalau di rumah, ada beberapa orang yang sifatnya beda di rumah dan di lingkungan sekitarnya. Itu termasuk Saya. Mungkin karena bawaan jadi anak cewek tunggal dan dari kecil lihat contoh yang tidak benar makanya karakter yang terbentuk seperti ini. Sifat ini sudah menjadi salah satu sifat yang mesti dikurangi sejak beberapa beberapa tahun lalu dan masih menjadi hal yang memang masih perlu dikurangi atau diminimalisir.

3. Tidak Pintar masak ; Hahaha. Ini nich yang bisa jadi bumerang buat diri sendiri. Dulu sich, impiannya biar bisa nikah sama koki atau minimal menikah sama pria yang pintar masak biar bisa menutupi kekuranganku dalam hal ini. Tapi, agak egois kalau mau ngotot kalau gitu. Kan jodoh udah diatur oleh Sang Maha Pencipta jadi harus terima pasrah aja kalau tidak sesuai keinginan. Jadi, Saya mesti bisa antisipasi kekurangan ini sebelum nikah dan semoga bisa dapat mertua yang mau membimbing dalam urusan ini.

4. Tidak Ekstrovert / Terbuka : Saya lebih suka menjaga jarak dengan teman. Dari luar sich tampakannya Saya orang yang mudah bergaul sama siapa saja dan ceplas ceplos. Tetapi, yang sebenarnya itu tidak seperti itu. Bisa dihitung dengan jari jumlah orang yang tahu Saya secara keseluruhan luar dalam tentang Saya. Saya lebih suka menjaga jarak kalau sudah berhubungan dengan privasi orang. Saya cukup tahu saja dan mengamati dari jauh.

5. Tidak Rajin ; Tidak rajin mandi, tidak rajin kerja tugas, tidak rajin belajar, tidak rajin makan. Semua itu ada pada diri Saya.

6. Tidak Konsisten ; Kalau pagi ini bilang A, sebentar malam masih bisa berubah jadi B. Layaknya ombak yang ada di laut yang masih bisa terombang-ambing dan gerakannya dinamis.

7. Tidak Bisa Bangun Pagi ; Wahhh….semester lalu sudah bisa belajar bangun pagi. Sengaja memang mengambil mata kuliah yang masuknya jam 8 biar sekalian bisa belajar bangun pagi. Tapi, semester ini kebiasaan itu mulai kambuh lagi karena jadwal kuliah sekarang sudah mulai berkurang dan masuknya agak siang. Jadi, mesti usaha keras lagi buat bisa belajar bangun pagi lagi. Semangat.

8. Bukan Family Women ; Saya kurang bisa menjelaskan hal ini dan yang pasti kalau disuruh memilih Saya lebih cenderung memilih teman atau Sahabat Saya dibanding keluarga. WAhhh….ini nich ciri-ciri anak dan sodari durhaka. Hahahahahaha.

9. Tidak Menjaga Kebersihan dan kerapihan ; Teman kamar waktu di posko KKN tahu persis karakter Saya yang ini. Maklum siang malam sama-sama terus. Jadi, semua kekurangan dan kebiasaan jelek pasti mereka tahu. Malah Saya sempat dikasi kursus khusus oleh mereka buat menyetrika, lipat baju, sampai beres-beres kamar.

10. Tidak Mudah Memaafkan ; Paling susah buat minimalisir kekurangan ini. Jadi kalau lagi marah sama seseorang biasanya Saya agak jaga jarak dan mundur sejenak biar bisa berpikir jernih. Paling benci kalau sudah tahu Saya lagi marah ehh malah digangguin dan mengulang-ulang minta maaf padahal harusnya biarkan Saya berpikir jernih dulu. Siapa tahu Saya memang yang salah. Pernah juga ada orang yang pakai PHB segala untuk tahu ada apa dengan Saya dan bantuin menyelesaikan masalah. Yach…makin sulit tuch memaafkan orang itu. Maunya sich, kalau ada masalah yach diselesaikan sendiri toch dan tidak perlu pakai perantara orang lain.

11. Tidak Mudah Mengambil Keputusan ; Kalau yang sering jalan atau ajak Saya makan pasti butuh waktu lama untuk memutuskan apa yang mau dimakan. Lebih sering malah bilang “Kasi sama saja dengan yang Kau pesan”. Sifat ini serangkaian dengan sifat “Tidak Konsisten” yang telah Saya tulis di atas.

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply