Manfaat Cabai Untuk Kesehatan

Manfaat Cabai Untuk Kesehatan – Cabai adalah salah satu jenis sayuran buah yang memiliki rasa sangat spesifik, yakni pedas. Tanaman cabai berasal dari Amerika Tengah dan sudah berabad – abad lamanya ditanam di Indonesia. Bentuk dan ukurannya sangat bervariasi, mulai dari bulat, lonjong, sampai panjang. Jenis cabai yang besar biasanya disebut “bell pepper”, paprika, atau cabai manis karena memiliki rasa yang tidak pedas
Selain bertanggung jawab terhadap rasa pedas, kapsaisin pada cabai juga berkhasiat sebagai penambah nafsu makan dan obat pengurang rasa sakit.
Kapsaisin juga mampu merangsang produksi hormon endorfin. Seperti diketahui, hormon endorfin berperan dalam mengurangi sakit. Oleh karena itu, sering dijumpai orang yang mengalami gejala sakit kepala akan segera sembuh setelah mengonsumsi sesuatu yang rasanya pedas. Hal ini karena rasa pedas yang ditimbulkan oleh kapsaisin dapat menghalangi aktivitas otak ketika menerima sinyal rasa sakit dari pusat sistem saraf. Terhambatnya perjalanan sinyal ini akan mengurangi rasa sakit yang diderita seseorang. Pada saat yang bersamaan, kapsaisin akan mengencerkan lendir sehingga dapat melonggarkan penyumbatan pada tenggorokan dan hidung. Hal ini pula yang membuat makanan yang bercita rasa pedas dapat meringankan orang yang mengidap penyakit hidung dan tenggorokan seperti pilek, batuk, bahkan sinusitis.
Kapsaisin bersifat anti koagulan sehingga bisa mencegah seseorang terserang stroke dan jantung koroner. Cara kerjanya adalah dengan menjaga agar darah tetap encer dan mencegah terbentuknya kerak lemak pada pembuluh darah. Oleh karena itu, kegemaran makan cabai bisa memperkecil kemungkinan seseorang menderita penyumbatan pembuluh darah (aterosklerosis).
Selain itu, kandungan kapsaisin cabai berkhasiat menghilangkan pegal dan ngilu akibat rematik. Kapsaisin cabai juga bersifat antiradang. Oleh karena itu, bila tubuh merasa sangat kedinginan sehingga menyebabkan kaki mengeriput atau terasa membeku oleskan cabai pada kaki dan di sela – sela jemari. Cara yang sama bisa digunakan untuk mengobati bengkak atau bisul.

Sumber : Membuat Aneka Olahan Cabai (Suyanti; 2007)

Tinggalkan komentar