Misteri di Balik Rahasia

Misteri di Balik Rahasia

Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah: 216)

Setiap manusia mungkin pernah membaca atau mendengar terjemahan ayat di atas namun belum semua yang bisa langsung meresapi makna di balik ayat tersebut, yachhh termasuk Saya yang baru lebih memaknai ayat tersebut hari ini.

Ehmmm, masih teringat beberapa hari yang lalu (belum cukup seminggu) Saya pernah ngobrol dengan teman via YM dan tiba-tiba curhat di sela-sela obrolan dan dia memberi wejangan dengan kata-kata yang kurang lebih seperti ayat di atas dan waktu itu yach Saya akui belum memaknainya.

Seperti yang kita ketahui bersama kalau minggu ini tuch libur panjang atau istilah kerennya long weekend berhubung karena hari kamis itu libur bersama disebabkan tanggal merah di kalender terus hari jumat dianggap cuti bersama bagi yang bekerja di institut pemerintahan (dengan kata lain kuliah pada hari itu diliburkan), dan siapa pun pasti tidak mau melewatkan moment yang lumayan ini apalagi liburnya bisa sampai empat hari. Disitulah Saya terinspirasi untuk ikutan liburan ke kampungnya teman hingga setiap rencana sudah dibuat dengan matang dan pas tiba hari H meminta izin ternyata malah tidak diizinkan oleh big boss dan alhasil kecewa sangat dan sempat emosi jiwa.

Untungnya beberapa hari yang lalu Saya telah mencopy beberapa koleksi filem teman sehingga moment liburan ini diisi dengan nonton sepuasnya di rumah (ternyata liburan seperti ini mengasyikkan juga loch). Hal yang tidak biasa yakni semalam ketika tumbeng sekali ditelpon oleh teman yang sudah lebih 2 tahun tidak ketemu dengannya (maklum si dia kuliahnya di pulau seberang) dan ngajak ketemuan di rumahnya hari ini. Itupun juga ternyata ketemu dengan dia tidak mulus, mulai dari janjian awal itu adalah ke rumahnya jam 8 pagi dan ternyata tidak jadi karena sesuatu dan lain hal terus diundur jam 11 siang, ehh Saya sudah siap jam 11 untuk ke rumahnya malah tiba-tiba temanku disuruh temani mamanya belanja, alhasil kecewa dech dan bilang diundur hingga dia ada di rumahnya. Hal yang tak disangka-sangka lagi adalah karena janji ketemuan yang waktunya selalu diundur itu membuat Saya teringat kalau dari beberapa minggu lalu mau belajar hal baru dan si orang yang bisa ngajarin itu waktunya tersedia untuk saat ini yach hari minggu saja. Akhirnya, pergilah Saya ke tempat teman yang bisa ngajarin itu dengan modal nebeng sama adik yang kebetulan tempat tujuan kami searah. Rasanya senang tak terkira ketika akhirnya hasrat untuk belajar hal baru tersebut tersalurkan juga, maklum sudah beberapa minggu direncanakan dan selalu saja ada halangan.

Nah, Saya baru nyadar saat mandi setelah tiba di rumah, seandainya rencana liburan Saya kali ini diizinkan mungkin Saya tidak akan mendapatkan kesempatan bertemu dengan teman yang sudah lebih dua tahun Saya tidak ketemu dengannya. Apalagi bagi Saya moment liburan bisa didapatkan kapan saja dan dimana saja tetapi moment bertemu teman (apalagi yang jarang bisa ditemui) adalah moment langka. Hal tersebut pula yang menjawab `misteri di balik rahasia` kenapa Saya tidak diizinkan untuk pergi liburan ke tempat yang sudah direncanakan.

Itulah juga kenapa hari ini Saya lebih memaknai ayat ini :

Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah: 216)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *