Ngumpul Bareng Blogger Makassar bersama BCA

Ngumpul Bareng Blogger Makassar bersama BCA

By : -

Ngumpul Bareng Blogger Makassar bersama BCA
Ngumpul Bareng Blogger Makassar

Ngumpul Bareng Blogger Makassar

Teman-teman blogger asyik dengan ponsel masing-masing. Beberapa teman blogger malah seru-seruan motret situasi di ruangan acara. Entah motret makanan, jepret sekumpulan lembaran kertas yang dibagikan saat registrasi, atau malah mengabadikan diri sendiri (selfie). Itulah kesan pertama saya saat memasuki area Kafe Bistropolis.

Pembawa acara sementara bercuap-cuap di panggung. Bergantian. Bersahutan. Pasangan yang sangat klop dalam mencairkan suasana malam. Dapat disimpulkan bahwa saya tergolong blogger yang tak datang tepat waktu pada acara Ngumpul Bareng Blogger Makassar, 9 Agustus 2016. Acara dimulai 18.30 Wita tepat, sesuai jadwal.

Ketika dapat kursi nyaman, saya melihat teman yang sudah lama tak berjumpa. Saya langsung menyapa, cium pipi kanan cium pipi kiri sebentar, lalu duduk lagi. Kronologi yang sungguh bikin jenuh jika saya hanya menceritakan hal-hal sepele lainnya setelah kejadian itu.

Selasa malam itu adalah moment pertama kali saya mendatangi acara ngumpul bareng blogger. Jujur, saya kaget menghadapi realita bahwa para blogger malah cenderung asyik dengan perangkat canggihnya.

Saya pun disibukkan mencari jawaban, dimana unsur ‘ngobrol bareng’-nya, kalau masing-masing sibuk dengan dengan aktivitasnya? Kak Vita bantu menjawab, “Karena blogger ngobrolnya di sosial media.” Mungkin ngobrol barengnya lebih menggaung bila dilakukan di sosial media, apalagi jika memiliki banyak pengikut.

Ekspresi Foto Bareng

Ekspresi Foto Bareng

Saya menyadari bahwa hal yang perlu dibawa saat ikut kegiatan ngumpul bareng blogger adalah ponsel pintar dengan kualitas kamera yang mumpuni. Tingkat urgensinya sangat penting.

Ponsel pintar untuk memastikan bahwa postingan yang dibagi di tiap media sosial sifatnya sesuai dengan waktu kejadian. Jadi, para teman di sosial media juga mendapat informasi dan seakan-akan turut serta dalam kegiatan. Untuk hal-hal pendukung seperti gambar, perlu diketahui bahwa terlalu banyak hal-hal menarik dan waktu berjalan terus.

Untuk membuatnya dapat dikenang, maka dibutuhkanlah kualitas kamera mumpuni tuk mengabadikannya. Di era kekinian ini, postingan sosial media dan blog kita bakal lebih eksis jika ditunjang oleh foto.

Tuk menghasilkan foto keren untuk dipamer di Instagram, Al Hafsi (@Hhacii_) berbagi tips mengenai komposisi, pencahayaan, dan angle saat mengambil foto. Biar makin eksis gunakan tagar yang bertema universal dan berbahasa Inggris. Al Hafsi berujar “Kalau saya suka menggunakan tagar berbahasa international.”

Sharing tips menggunakan Instagram

Sharing tips menggunakan Instagram

Dia membeberkan rahasia mengenai waktu postingan. Pukul 10 pagi, 5 sore, dan 10 malam adalah waktu berbagi postingan di Instagram yang berpotensi besar mendapatkan like lebih banyak dari para pengikut. Trend saat ini adalah memposting foto keren di tempat nongkrong dengan caption puitis.

Nongkrong bakal lebih asyik dan mudah jika menggunakan Sakuku, produk inovasi PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) berupa dompet elektronik yang dapat digunakan untuk pembayaran belanja, isi pulsa, dan transaksi perbankan lainnya. Tak perlu bawa uang tunai atau ribet membawa banyak kartu dalam dompet kita.

Tuk yang di Makassar, sudah bekerja sama dengan banyak merchant, misalnya Agappa Fast Food & More, Bistropolis, Black Canyon Coffee, Bonchon, Chatime, Fireflies, Kopi Oey, Myoung Ga, dan Share Tea.

Penjelasan mengenai Sakuku dituturkan oleh Mbak Diandra. Ia juga berbagi info mengenai fitur yang dimiliki antara lain info saldo, mutasi transaksi, isi pulsa (nomor saya, nomor lain, dan permintaan), kontak, transfer (kirim dan permintaan transfer antar Sakuku), Split Bill (berbagi tagihan ke sesama pengguna Sakuku Plus), dan tarik tunai tanpa kartu di ATM BCA.

Setiap orang yang memiliki ponsel pintar iphone (iOS 7.1 ke atas) / Android (OS 4.0 ke atas) dan kartu SIM GSM yang aktif dapat menggunakan Sakuku. Baik nasabah BCA maupun non-nasabah BCA dapat menggunakannya. Tidak mesti punya rekening di BCA. Jika ingin pengisian saldo, bisa melalui channel-channel BCA seperti ATM BCA, KlikBCA, ataupun m-BCA pada BCA mobile.

Sharing mengenai Aplikasi Sakuku BCA

Sharing mengenai Aplikasi Sakuku BCA

Setelah mengunduh di Google Play atau App Store, kita lanjutkan dengan mengisi data pribadi. Akan muncul permintaan untuk membuat PIN (dalam 6 digit numerik). Saat registrasi, kita dikenakan biaya sms yang akan masuk ke tagihan bulanan (pascabayar) atau memotong pulsa (prabayar).

Kita akan dikenakan biaya satu kali sms (tergantung jenis operator). Nah, setelah aktif, kita sudah bisa mengisi saldo dengan maksimum saldo Rp. 1.000.000,-. Jika aktivasi ke Sakuku Plus, maka maksimum saldo adalah Rp. 5.000.000,-.

Informasi Sakuku oleh Mbak Diandra membuatku tercengang, inovasi Bank BCA berupa Sakuku mampu menjawab tantangan teknologi yang terus berkembang. Bagaimana menurutmu tentang aplikasi Sakuku?

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *