Kesehatan

Patologi Sistem Pencernaan : Usus Halus

18 April 2013

Hari ini, Saya akan kembali berbagi jawaban tugas mengenai Patologi Sistem Pencernaan : Usus Halus setelah beberapa menit yang lalu Saya berbagi mengenai  Patologi Sistem Pencernaan : Lambung.

1.    Ulkus Duodenum

Morfologi :

–     90% Terjadi pada bulbus duodeni dan pendarahan sering pada dinding posterior bulbus duodeni.

–     Seringkali mengalami sekresi asam berlebihan.

Etiologi :

–     Stress psikosial dan kecemasan kronis, obat ulsergenik, alkohol, dan tembakau.

2.    Obstruksi Usus

Morfologi :

–     Gangguan (apapun penyebabnya) aliran isi usus sepanjang saluran usus dapat bersifat akut maupun kronis, parsial maupun total.

–     Obstruksi usus kronis biasanya mengenai kolon akibat adanya karsinoma atau pertumbuhan tumor, dan pergerakannya lambat. Sebagian besar obstruksi mengenai usus halus.

–     Terdapat dua jenis obstruksi usus : (1) Non-Mekanis (misalnya, ileus paralitik atau ileus adinamik), peristaltik usus dihambat akibat pengaruh toksin atau trauma yang memengaruhi pengendalian otonom motilitas usus. (2) Mekanis, terjadi obstruksi di dalam lumen usus atau obstruksi mural yang disebabkan oleh tekanan ekstrinsik.

Etiologi :

–     Obstruksi non-mekanis atau ileus adinamik; pembelahan abdomen karena adanya penghambatan peristaltik akibat visera abdomen yang tersentuh tangan. Refleks penghambatan peristaltik ini disebut ileus paralitik.

–     Atoni usus dan peregangan gas  sering timbul menyertai berbagai kondisi traumatik, terutama setelah fraktur iga, trauma medula spinalis, dan fraktur tulang belakang.

–     Obstruksi mekanis; faktor usia, kanker kolon, benda asing dan kelainan kongenital.

3.    Divertikulosis

Morfologi :

Duplikasi usus berbentuk dua tabung tubulr atau berbentuk kista di mesenterium. Merupakan penonjolan keluar dari keseluruhan tebal dinding usus, dan ini terjadi pada duodenum dan jejenum.

Etiologi :

–     Peningkatan kontraksi peristaltik disertai peningkatan abnormal tekanan intralumen

–     Defek lokal yang khas di dinding otot kolon normal

Daftar Pustaka :

  1. Kumar V., Cotran, R.S., Robbins, S., Brahm U. P., ed. Alih bahasa.  Hartanto H., Darmaniah N., Wulandari N. 2007. Buku ajar patologi robbins. Edisi 7. EGC. Jakarta. Hal. 610-661.
  2. Underwood. Ed. Alih bahasa Indonesia. Sarjadi. Patologi umum dan sistematik. Edisi kedua. Volume 2. EGC. Jakarta.1994. Hal.421-640.

Demikian, Patologi Sistem Pencernaan organ Usus Halus. Semoga ilmunya bermanfaat apalagi untuk membantu Kamu mengerjakan tugas. Dimohon doanya agar Saya bisa berhasil memahami materi ini dan semoga nilai ujiannya memuaskan sehingga Saya bisa lulus dalam mata kuliah ini. Aamiin.

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply