Kesan Saya Setelah Nonton Pitch Perfect 3

Kesan Saya Setelah Nonton Pitch Perfect 3

By : -

Mumpung film Pitch Perfect 3 belum tayang di Studio. Saya memutuskan ke toilet. Maklum saja, kehamilan membuat intensitas buang air kecil menjadi lebih sering. Apakah kamu, yang pernah hamil, juga merasakannya?

Saya lagi asyik menyodorkan tangan pada mesin yang mengeluarkan uap panas tuk mengeringkannya. Tetiba tiga remaja masuk ke toilet dan mengobrol.
Remaja A : “Apa dilakukan masuk toilet?”
Remaja B : “Mau ja saja bercermin”
Sedangkan temannya yang lain membereskan jilbab yang dikenakan.
Remaja A : “Weh, ada lip tint mu? Pinjam dulu, kering bibirku”
Saya pun keluar dengan senyum tertahan.

Bagi saya, obrolan mereka tergolong lucu. Namun, mungkin tidak bagi mereka. Lucu karena saya ingin menertawakan diri saya. Saya sudah jarang pakai lipstik sejak hamil. Bahan kosmetik yang senantiasa saya kenakan, mendadak jadi tidak cocok di kulit dan malah menyebabkan alergi. Kini, saya hanya menggunakan bedak bayi. Semoga setelah melahirkan calon bayi, saya bisa dapat kembali mengenakannya. Sebagai upaya tuk tetap tampil menarik di depan suami.

Berkesempatan mengamati manusia pada dua pekan lalu (16/01/2018) seperti mengisi jiwa saya. Senang rasanya menyadari bahwa banyak hal menarik di dunia ini. Bisa belajar dari orang lain. Bahkan hanya dengan mengamati obrolan, tingkah laku, maupun ekspresi. Akhir-akhir ini saya jarang mengamati karena lebih sering berada di rumah. Duh, sejak saya hamil, bawaannya jadi malas kemana-mana. Berasa rumah merupakan zona ternyaman. Padahal jaman sebelum hamil, dalam sepekan pasti selalu saja ada jadwal kegiatan di luar rumah. (Berubahnya mi Ica)

Pitch Perfect 3 Cinemaxx Phinisi Point Makassar

Sumber : www.imdb.com

Bagaimana pengalaman saya menonton Pitch Perfect 3?

Oh iya, hampir lupa memberitahumu bahwa saya nonton bersama 3 teman Sobat LemINA lainnya yakni Kak Bunga, Ainun, dan Sultan di Cinemaxx Mall Phinisi Point Makassar.

Keren dah konsep Cinemaxx. Kasir buat beli tiket nonton sama saja dengan kasir buat beli cemilan. Tak ada suara panggilan yang menginfokan pintu teater telah dibuka. Diperlukan inisiatif dari penonton tuk masuk studio jika sudah dekat waktunya atau pintu studio telah dibuka. Studionya masih tergolong baru, baik dari segi interior, apalagi pancaran suara dari peralatannya masih baru jadi telinga sangat dimanjakan menikmati tontonan bergenre comedy music ini.

Saya mengikuti film Pitch Perfect 1 dan 2, makanya saya tertarik mengikuti kelanjutannya. Kedua film sebelumnya, hanya saya nikmati melalui file hasil unduhan. Nah, kali ini saya ingin coba hal baru dengan menyaksikan langsung Pitch Perfect 3 di studio Cinemaxx Phinisi Point Makassar, karena di studio teater lainnya sudah tak menayangkannya. Hanya disitu yang masih tayang, itupun besoknya sudah diganti dengan film yang baru masuk.

Hal menarik dari film ini antara lain gubahan lagu, koreografi, dan drama yang ditampilkan pada sepanjang durasi tayang 1 jam 33 menit. Konsep cerita kali ini lebih out of box karena saingan tim Barden Bella sangat berbeda dengan dua film sebelumnya. Beberapa adegan berhasil membuat saya tertawa, bukan hanya aksi Fat Amy yang menggemaskan, tapi masih banyak hal lain. Saya tak perlu menceritakannya. Nanti jadinya malah spoiler.

Pokoknya saya puas dan sangat bersyukur bisa menonton film yang disutradarai oleh Trish Sie ini. Apalagi nontonnya di Cinemaxx. Tuk kualitas film, saya berani kasi rating 4 dari 5 bintang. Harapan saya setelah ini adalah ingin menonton film lainnya disana, semoga bisa bersama suami. Ala ala kencan gitu, pasti sangat mengasyikan.

Kalau kamu, sudah nonton Pitch Perfect 3? Atau sudah pernah nonton di Cinemaxx Mall Phinisi Point? Ayo berbagi cerita pengalaman nontonmu.

Baca Juga :

Toy Story 3 dan Mainan Masa Kecil

Jack and Jill

Castaway On The Moon

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *