Karangan Bebas

Plurkie Talkie

4 Oktober 2013

Halo Halo,

Salam kenal.
Namaku Plurkie,begitu cara kak Ica menyebutkan namaku saat memasang diriku ke ranselnya.Plurkie adalah hasil karya seseorang dengan kreativitas sudah setingkat dewa, yakni Kak Ifah.

Sejak 30 September 2013, Plurkie migrasi dari plastik bening kecil ke sebuah gantungan ransel abu abu.
Plurkie dipasangkan di ransel, dekat dengan pundak, dengan harapan agar si Oktobie, Novembie, Desembie, dan “bie”lan lainnya bisa ramah dengan Kak Ica, tugas Plurkie agak miriplah seperti pawang.

Plurkie selalu memancarkan Aura keberanian dari warna merah baju Plurkie dan kasih sayang dari warna pink dari inisial “P” di Plurkie.¬†Oh iya, sudah dua orang loch yang bertanya ke kak Ica kenapa Plurkie inisialnya pakai huruf “P” dan selalu mencoba menyambungkan huruf “P” dengan namanya. Kak Ica sich selalu menanggapinya dengan senyum saja dan tak menjawab.

Bagi kak Ica, Makna Huruf “P” pada Plurkie sudah terlalu dalam, sehingga susah untuk diungkapkan dengan untaian kata (Itu yang dibisikkannya pada Plurkie saat situasi sudah sepi).

Eh, eh, cerita tentang Plurkie sampai disini dulu, soalnya orang yang ditunggu-tunggu sudah datang. Kak Ica ingin mengenalkan Plurkie ke orang itu.

Update :

Plurkie Talkie
Ini salah satu moment kebersamaan Plurkie dengan Kak Ica yang sempat dipotret kak Nurdiani

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply