Prinsip Ekstraksi dengan Cara Soxhletasi

Prinsip Ekstraksi dengan Cara Soxhletasi

By : -

Prinsip Ekstraksi dengan Cara Soxhletasi – Wadduch….Posting lagi posting lagi. Sepertinya bulan ini Saya lebih rajin menulis di blog. Ini karena berhubung lagi semangat – semangatnya kerjain proposal penelitian jadi setiap membaca buku atau melakukan sesuatu yang bermanfaat dan mendukung penelitian pasti Saya menuliskan ke dalam blog. Tujuannya sich standar yakni untuk berbagi informasi. Siapa tau di luar sana ada orang yang kebetulan membutuhkan info sehubungan dengan beberapa tulisan yang ada di blog Saya. Seperti salah satu dari tulisan Saya yang satu ini. Semoga bermanfaat.

Prinsip Ekstraksi dengan Cara Soxletasi :

Bahan yang akan diekstraksi diletakkan dalam sebuah kantung ekstraksi (kertas, karton, dan sebagainya) dibagian dalam alat ekstraksi dari gelas yang bekerja kontinyu. Wadah gelas yang mengandung kantung diletakkan antara labu penyulingan dengan lagu pendingin aliran balik dan dihubungkan dengan labu melalui pipa. Labu tersebut berisi bahan pelarut, yang menguap dan mencapai ke dalam pendingin aliran balik melalui pipet, berkondensasi di dalamnya, menetes ke atas bahan yang diekstraksi dan menarik keluar bahan yang diekstraksi. Larutan berkumpul di dalam wadah gelas dan setelah mencapai tinggi maksimalnya, secara otomatis dipindahkan ke dalam labu. Dengan demikian zat yang terekstraksi terakumulasi melalui penguapan bahan pelarut murni berikutnya. Pada cara ini diperlukan bahan pelarut dalam jumlah kecil, juga simplisia selalu baru artinya suplai bahan pelarut bebas bahan aktif berlangsung secara terus – menerus (pembaharuan pendekatan konsentrasi secara kontinyu). Keburukannya adalah waktu yang dibutuhkan untuk ekstraksi cukup lama (sampai beberapa jam) sehingga kebutuhan energinya tinggi (listrik, gas).

Selanjutnya simplisia di bagian tengah alat pemanas, langsung berhubungan dengan labu, dimana pelarut menguap. Pemanasan bergantung pada lama ekstraksi, khususnya titik didih bahan pelarut yang digunakan, dapat berpengaruh negatif terhadap bahan tumbuhan yang peka suhu (glikosida, alkaloida). Demikian pula bahan terekstraksi yang terakumulasi dalam labu mengalami beban panas dalam waktu lama. Meskipun cara soklest sering digunakan pada laboratorium penelitian untuk pengekstraksi tumbuhan, namun peranannya dalam pembuatan sediaan tumbuhan kecil artinya.

Oh iya, demikian yang bisa Saya tuliskan mengenai prinsip ekstraksi cara soxletasi. Kalo butuh gambar Saya usahakan mengupdate lagi secara langsung setelah Saya melakukan ekstraksi cara soxletasi itu sendiri.

Sumber: Buku Pelajaran Teknologi Farmasi

karena keterbatasan, Saya mohon maaf karena sejauh ini saya belum mengetahui pabrik seperti apa yang menggunakan prinsip soxletasi karena tidak semua orang tahu seluk beluk dalam pabrik itu seperti apa

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *