Yakin kalau ASUS VivoBook S15 S510UQ Tipis, Ringan, dan Bertenaga ?

Senangnya jika pada perkembangan gawai selalu memberi solusi bagi pengguna, apalagi laptop. Dulu, jika dapat dipakai mengetik dan menyelesaikan urusan administrasi, maka laptop tersebut sudah terbilang canggih. Kini, kebutuhan akan laptop tipis, ringan, dan bertenaga merupakan syarat penting oleh pengguna.

Begitupun saya, apalagi kalau laptopnya multifungsi. Sungguh menjadi idaman. Jadi ingat, laptop pertama yang menjadi pemberian terakhir dari almarhum kakek.

Laptop Pertama Saya

Setelah hampir satu semester saya bolak balik ke rumah almarhum kakek, akhirnya beliau membelikan laptop. Pola pikirnya ekonomis banget. Makanya, saya dibelikan laptop ketika ada di pasaran sesuai harga standar yang beliau tetapkan. Saya tak ingat lagi berapa harga standar itu, saya tahunya cuma berbahagia karena bisa punya laptop, buatan Indonesia, berukuran 14 inci, bobotnya 2 kg, RAM 1 GB, dan dilengkapi prosesor Intel Celeron.

Laptop itu menunjang tugas-tugas kuliah dan praktikum. Saya pun sering membawanya ke mana saja, meski kadang merasa kasihan dengan punggung yang mesti mengangkut beban tidak ringan. Hampir tiap hari.

Saya harus bersabar dengan kapasitas harddisk yang tak bisa menampung banyak data, apalagi tuk memuaskan hobi saya yang suka nonton film serial barat. Saya mengakalinya dengan menghapus file film yang sudah ditonton, sebelum menambah file film baru. Saat itu, saya menahan diri tak belajar desain menggunakan aplikasi seperti Corel dan Adobe Photoshop karena laptop tak cukup bertenaga.

http://nurfaisyah.web.id/yakin-kalau-asus-vivobook-s15-s510uq-tipis-ringan-dan-bertenaga/

ASUS VivoBook S15 S510UQ Rilis di Indonesia

Saat berselancar di sosial media, nampak info bahwa laptop keluaran Asus terbaru telah rilis dengan seri ASUS VivoBook S15 S510UQ. Saya jatuh cinta saat membaca ulasan tentangnya. Inilah laptop yang saya nantikan sejak dulu, sesuai dengan kebutuhan yang di luar batas.

Ada 10 alasan mengapa saya menganggap ASUS VivoBook S15 S510UQ merupakan laptop idaman.

http://nurfaisyah.web.id/yakin-kalau-asus-vivobook-s15-s510uq-tipis-ringan-dan-bertenaga/

1. Lebih Tipis dan Lebih Ringan

ASUS VivoBook S15 S510UQ lebih tipis dibandingkan dengan ultrabook atau notebook tipis dan ringan milik kompetitor. Ketebalannya hanya 1,79 cm dengan berat cuma 1,5 kg (tanpa baterai) atau 1,7 kg (dengan baterai). Laptop yang  direkomendasikan untuk digunakan sehari-hari, dimana saja dan kapan saja, karena mudah dibawa.

Jika memiliki ASUS VivoBook S15 S510UQ, saya akan lebih mudah melakukan aktivitas blogging. Bisa riset informasi di dapur, mengedit foto pendukung postingan di ruang tamu, mengendapkan draft tulisan di kamar, lalu memposting artikel di teras. Tempatnya terserah, sesuai keinginan saya. Apalagi tergolong ringan tuk dibawa, sehingga saya terbebas dari rasa letih karena menentengnya kemana saja.

http://nurfaisyah.web.id/yakin-kalau-asus-vivobook-s15-s510uq-tipis-ringan-dan-bertenaga/

2. Tampilan NanoEdge dengan Bezel Super Tipis

ASUS VivoBook S15 S510UQ memiliki bagian permukaan notebook yang dimaksimalkan oleh penggunaan layar, karena penampang notebook ini hanya dikelilingi bingkai seukuran 0,78 cm. Sehingga, ukuran layarnya yang besar yakni 15,6 inci dapat dibungkus dalam sebuah notebook yang berukuran layar hanya 14 inci, membuatnya semakin keren.

Jika memiliki ASUS VivoBook S15 S510UQ, saya sebagai pengguna kacamata tak perlu risau, mata tak usah lagi bekerja ekstra untuk dapat melihat lebih fokus dan jelas, karena ukuran layar laptopnya sudah lebar. Apalagi kalau dipakai nonton film, pasti akan  nyaman menyaksikan tiap detail adegan.

http://nurfaisyah.web.id/yakin-kalau-asus-vivobook-s15-s510uq-tipis-ringan-dan-bertenaga/

3. Kinerja yang Luar Biasa

ASUS VivoBook S15 S510UQ diperkuat dengan prosesor intel Core i5 generasi ke-7 KabyLake yang bertenaga. Prosesor quad thread dengan cache sebesar 3MB ini punya kecepatan 2,5GHz yang bisa ditingkatkan hingga 3,1GHz. Sehingga, mampu bekerja menggunakan daya 7,5 sampai 25 watt. Sungguh sangat hemat energi. Menakjubkan bukan?

Selain itu, dilengkapi grafis berbasis NVidia GeForce 940MX dengan video RAM sebesar 2 GB. Untuk mengimbangi kemampuan prosesor dan grafis, ASUS menyertakan RAM 4GB DDR4 berkecepatan 2133MHz. Kita dapat menikmati kecepatan hingga 867Mbps dengan ultra-fast dual-band 802.11ac Wi-Fi, kecepatannya bisa sampai 6x lebih cepat dari 802.11n!

Jika memiliki ASUS VivoBook S15 S510UQ, kebutuhan saya terhadap laptop yang memiliki fleksibilitas dan kinerja yang luar biasa, sudah terpenuhi.

http://nurfaisyah.web.id/yakin-kalau-asus-vivobook-s15-s510uq-tipis-ringan-dan-bertenaga/

4. Transfer Data Supercharged

ASUS VivoBook S15 S510UQ dilengkapi dengan penyimpanan yang dikombinasikan antara Harddisk (HDD) sebesar 1 TB untuk menampung data yang lebih besar dan Solid State Drives (SSD) sebesar 128 GB untuk digunakan menginstal aplikasi sehingga memaksimalkan kinerja saat booting serta waktu muat super cepat.

Jika memiliki ASUS VivoBook S15 S510UQ, saya akan merasa lebih dari cukuplah buat menyimpan koleksi film serial kesukaan yang bisa sampai 7 season dan mencapai lebih 20 episode tiap seasonnya. Saya suka menonton film 5-7 judul berbeda. Coba bayangkan berapa total gigabyte kebutuhan kapasitas harddisk tuk mengoleksi film-film serial?

Saya juga akan bisa menginstal aplikasi penunjang desain, yang terkenal cukup menggunakan memori laptop, seperi Corel dan Adobe Photoshop. Duh, senangnya.

http://nurfaisyah.web.id/yakin-kalau-asus-vivobook-s15-s510uq-tipis-ringan-dan-bertenaga/

5. Konektivitas Lengkap

ASUS VivoBook S15 S510UQ dibekali banyak jenis port yang tentunya sangat bermanfaat bagi pengguna. Pada sisi kanan terdapat port USB 3.1 Gen berbasis Type-C reversibel dengan desain any-way-up yang menjadikan perangkat penghubung menjadi sederhana dan cepat, USB 3.1 type-A, DC Power Input Jack, 3,5 mm combo audiojack, dan HDMI berukuran penuh. Sedangkan, pada sisi kiri ada 2 buah port USB 2.0 Type A dan SD Card Reader. Sayangnya, tak ada tuk sambungan VGA ke proyektor.

Jika memiliki ASUS VivoBook S15 S510UQ, jika mau menonton menggunakan proyektor, saya harus punya kabel sambungan HDMI to VGA agar bisa terkoneksi. Untungnya, sekarang saya lebih banyak nonton pakai TV yang dikoneksikan menggunakan kabel HDMI. Bisa puas-puasin nonton vlog di YouTube dan film serial kesukaan saya. Tak apa jik tak menggunakan TV, karena ukuran layar ASUS VivoBook S15 S510UQ sudah sesuai untuk dipakai nonton oleh saya.

http://nurfaisyah.web.id/yakin-kalau-asus-vivobook-s15-s510uq-tipis-ringan-dan-bertenaga/

6. Keyboard Backlit Ergonomis

ASUS VivoBook S15 S510UQ didesain ergonomis dengan konstruksi keyboard dengan tombol kokoh 1,4 mm dan jarak antara tombol cukup lowong, sehingga pengetikan lebih leluasa dan akurat.

Jika memiliki ASUS VivoBook S15 S510UQ, pasti akan aman buat saya yang semua jarinya berukuran kayak jempol. Kan tidak asyik tuh, kalau berselancar di dunia maya dan perbaharui status, malah harus ngedit lagi setelah posting, hanya gara-gara salah ketik.

http://nurfaisyah.web.id/yakin-kalau-asus-vivobook-s15-s510uq-tipis-ringan-dan-bertenaga/

7. Tetap Dingin Meski Digunakan berjam-jam lamanya

Paling bete kalau pakai laptop yang suhunya panas, jika sudah lebih sejam digunakan, berefek pada jari-jari berasa mau melepuh, pokoknya bikin malas berlama-lama di depan laptop.

Untungnya, teknologi ASUS IceCool telah menggunakan kontrol kipas terbaru yang canggih, pipa panas tipis dan tata letak internal yang cerdas sehingga menciptakan sistem pendinginan yang efisien dan dapat menjaga suhu palm rest rata-rata di bawah 35°C – lebih rendah dari suhu tubuh untuk memastikan kita memperoleh kinerja komputasi tertinggi serta kenyamanan saat digunakan.

Jika memiliki ASUS VivoBook S15 S510UQ, saya bisa beraktivitas lebih lama dengan laptop, bahkan bisa seharian kalau lagi mood.

http://nurfaisyah.web.id/yakin-kalau-asus-vivobook-s15-s510uq-tipis-ringan-dan-bertenaga/

8. Pengisian Baterai Cepat dan Umur Baterai yang Lama

ASUS VivoBook S15 S510UQ punya baterai polimer Lithium menggunakan tekonologi super battery yang mampu membuat masa pakai baterai 3 kali lipat lebih lama, karena mampu mencapai siklus pengisian ulang hingga 900 kali dibandingkan dengan siklus pengisian ulang notebook pada umumnya yang sekitar 300 kali sebelum daya tahan baterainya menurun.

Laptop ini juga dilengkapi aplikasi ASUS Battery Health Charging App. tuk membatasi tingkat pengisian baterai oleh charger, sehingga memperpanjang masa pakai baterai tersebut. Teknologi quick-charge juga mengisi baterai mencapai 60 persen hanya dalam waktu 49 menit.

Jika memiliki ASUS VivoBook S15 S510UQ, tidak ada lagi deh istilah baterai laptop cepat lobet dan saya mesti cari colokan terdekat buat ngecas.

http://nurfaisyah.web.id/yakin-kalau-asus-vivobook-s15-s510uq-tipis-ringan-dan-bertenaga/

9. Touchpad Multi Gesture

Touchpad ASUS VivoBook S15 S510UQ mendukung input multi gesture yang mendukung penggunaan hingga 4 jari pada windows 10.  Juga terdapat pengamanan berupa fingerprint scan di sudut kanan atas touchpad yang sudah mendukung fitur login milik Windows 10 Hello. Jadi, kita bisa masuk ke sistem operasi hanya menggunakan sentuhan jari.

Jika memiliki ASUS VivoBook S15 S510UQ, saya pasti akan sangat terpukau dengan kecanggihannya.

http://nurfaisyah.web.id/yakin-kalau-asus-vivobook-s15-s510uq-tipis-ringan-dan-bertenaga/

10. Harga Terjangkau

ASUS VivoBook S15 S510UQ merupakan notebook tipis dan ringan, bertenaga dengan kualitas premium, cocok tuk kalangan pengguna aktif dan dinamis, serta dipasarkan dengan harga terjangkau dibanding produk kompetitor.

Sangat sesuai untuk gaya hidup kekinian yang serba cepat. Pastinya jauh lebih efektif dan efisien jika saya memiliki ASUS VivoBook S15 S510UQ.

Seberapa yakinkah saya ?

Sepuluh kelebihan ASUS VivoBook S15 S510UQ merupakan jumlah sempurna yang dapat digunakan sebagai alasan dasar tuk memiliki laptop yang tak hanya tipis, ringan, dan bertenaga.

Saatnya berdoa dan merayu Allah SWT, semoga Dia memberikan satu ASUS VivoBook S15 S510UQ buat saya. Aamiin.

Bagaimana menurutmu ? Tuliskan di kolom komentar ya.

Tinggalkan komentar